Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBerita Utama

FJI Pringsewu Dorong Pelajar Melek Jurnalistik dan Literasi Digital di Era Post-Truth

57
×

FJI Pringsewu Dorong Pelajar Melek Jurnalistik dan Literasi Digital di Era Post-Truth

Sebarkan artikel ini

Pringsewu — Federasi Juru Informasi (FJI) Kabupaten Pringsewu menggelar sosialisasi dan pelatihan pengenalan dunia jurnalistik kepada ratusan siswa-siswi MAN 1 Pringsewu, Kecamatan Pringsewu, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Jurnalisme Digital dan Mobile Journalism di Era AI: Kreatif, Cepat, dan Tetap Beretika” ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) sekolah.

Acara diikuti oleh para siswa, dewan guru, dan perwakilan pihak sekolah. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kabag Umum Kabupaten Pringsewu Rustadi Wijaya, S.Sos., serta Ketua DPD APDESI Provinsi Lampung, M. Hijrah Syah Putra.

Kepala Dinas Kominfo Pringsewu, Moudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi.
“Kita hidup di era post-truth, di mana informasi bohong atau hoaks justru kerap terlihat lebih menarik dan lebih cepat tersebar dibandingkan berita faktual,” ujarnya.

Moudy mengajak para pelajar untuk memanfaatkan teknologi secara bijak. “Gunakan gawai kalian untuk menyebarkan informasi positif dan membagikan aktivitas bermanfaat. Jadilah kreatif, cepat, tetapi tetap memegang etika.”

Ketua FJI Pringsewu, Mat Syahripal, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Dinas Kominfo atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam menambah wawasan generasi muda tentang jurnalisme yang kini penuh tantangan, terutama di era digital,” paparnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan sekolah sangat berarti bagi FJI dalam mengenalkan jurnalisme kepada pelajar. “Harapan kami, kegiatan ini memotivasi siswa untuk memahami peran dan etika profesi wartawan.”

Sementara itu, Kepala MAN 1 Pringsewu, Fathul Bari, mengucapkan terima kasih karena sekolahnya menjadi lokasi kegiatan ini.
“Ini adalah kali pertama pelatihan jurnalistik digelar di sekolah kami. Semoga siswa-siswi dapat mengenal dan memahami dunia jurnalistik lebih dalam,” ujarnya.

Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya tiga narasumber berkompeten di bidangnya:

1. Ipda Rahmat Basuki (Polres Pringsewu)
Membawakan materi mengenai UU ITE, khususnya sanksi hukum bagi penyebar informasi hoaks.

2. Tutor Manalu (Wartawan Senior SKH Kupas Tuntas)
Mengupas dasar-dasar dunia jurnalistik, mulai dari cara kerja wartawan, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), hingga konsep fundamental 5W+1H.

3. Herli Okdian, S.Kom (Penggiat ITE)
Menyampaikan materi tentang peran Artificial Intelligence (AI) dalam perkembangan dunia jurnalistik modern.

Kegiatan berlangsung interaktif, disertai tanya jawab dan studi kasus, sehingga para pelajar dapat memahami langsung dinamika jurnalisme di era digital. Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong siswa menjadi generasi yang kritis, cerdas, dan beretika dalam mengolah serta menyebarkan informasi. (Rul)