Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Unila

Perjalanan KKL Mahasiswa Prodi Penjas Unila Dipastikan Aman

137
×

Perjalanan KKL Mahasiswa Prodi Penjas Unila Dipastikan Aman

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung (Unila) Dr. Heru Sulistianta, S.Pd., M.Or., memastikan perjalanan 130 mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Bali, Bromo, dan Yogyakarta, aman.

“Saat ini, mahasiswa KKL sudah berada dalam perjalanan pulang menggunakan kapal dan diperkirakan tiba di Unila sekitar jam 10 pagi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu pagi, 21 Januari 2024.

Heru menjelaskan, sebelumnya diberitakan perjalanan mahasiswa KKL sempat mengalami kendala. Persoalan tersebut terjadi karena ada proses keterlambatan pelunasan oleh pihak travel dengan pihak PO Bus. Akibatnya pihak PO Bus enggan melanjutkan perjalanan.

Namun kendala tersebut sudah diatasi dengan baik. “Meskipun ada sedikit keterlambatan, dipastikan masalah tersebut sudah ditangani antara pihak travel dan PO Bus,” katanya.

Ia pun berkomitmen akan mengantisipasi hal serupa di masa mendatang dengan mengevaluasi dan lebih berhati-hati dalam melibatkan pihak ketiga pada kegiatan KKL selanjutnya.

Dijelaskan Heru, KKL merupakan kegiatan penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, dengan tujuan utama agar mereka dapat mengembangkan pemahaman terhadap berbagai sarana, fasilitas, dan kegiatan tridarma pada lembaga yang menjadi tujuan KKL.

Manfaatnya pun tidak hanya terbatas pada aspek akademis, namun juga mencakup terjalinnya hubungan dan kerja sama yang saling menguntungkan. Pada pelaksanaan KKL kali ini, 130 mahasiswa Unila berkunjung ke Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksa) di Bali, Bromo, dan Yogyakarta selama delapan hari, 14-21 Januari 2024.

Dengan penyelesaian yang cepat dan baik, mahasiswa Prodi Penjas Unila kini dapat pulang dengan tenang, menjadikan pengalaman KKL mereka tidak hanya bermanfaat secara akademis, tetapi juga memberikan wawasan akan dinamika kehidupan di masyarakat.

Pihak Unila mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berkontribusi dalam menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Mereka juga memastikan, seluruh mahasiswa KKL mendapatkan bantuan dan dukungan penuh selama perjalanan pulang. Universitas berharap agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. (*)