Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBerita Utama

Mahasiswa FKIP Unila Ikuti Program PMM di Makassar

80
×

Mahasiswa FKIP Unila Ikuti Program PMM di Makassar

Sebarkan artikel ini

BANDARLAMPUNG – Salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lampung (Unila) mempelajari ragam budaya Makassar melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch tiga tahun 2023.

Anisa Siba Azzahra, mahasiswa angkatan 2021, melakukan kegiatan perkuliahan di Universitas Hasanuddin, Makassar, sejak Agustus lalu untuk meningkatkan wawasannya terhadap kehidupan dan budaya di kawasan timur Indonesia itu.

Anisa menuturkan, ia sangat antusias mempelajari budaya dan bahasa Makassar serta memiliki motivasi untuk mengeksplorasi kota tersebut.

Sebagai mahasiswa yang mempelajari sejarah, ia juga mendatangi tempat- tempat baru dan bersejarah yang menambah khazanah ilmu pengetahuannya tentang sejarah kota Makassar.

“Melalui program ini saya jadi tahu berbagai tempat bersejarah di daerah Makassar, belajar memahami bahasa Makassar dan melihat bahwa sistem pembelajaran di sini sangat berbeda dengan yang dilakukan di Lampung. Saya bertemu dengan banyak orang dari berbagai provinsi dengan tutur kata yang berbeda-beda,” ujarnya.

PMM merupakan program pertukaran mahasiswa antarpulau yang bertujuan untuk menambah wawasan keberagaman budaya di perguruan tinggi lain. Program ini dilakukan selama satu semester dengan angka kredit setara 20 sks.

Selain mengikuti perkuliahan seperti biasa, pada program ini Anisa mendapatkan mata kuliah khusus bernama Modul Nusantara yang berbobot empat sks.

Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa mengenal keberagaman nusantara melalui rangkaian kegiatan yang difokuskan untuk menciptakan pemahaman komprehensif tentang kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial.

Tujuan dari adanya Modul Nusantara ini diharapkan mahasiswa PMM seperti Anisa dapat memahami tentang toleransi dan meningkatkan wawasan kekayaan kebudayaan nusantara yang bersumber dari berbagai golongan, suku, ras, agama, dan kepercayaan.

Anisa dan peserta PMM lainnya mendapat bimbingan dari Dosen Modul Nusantara dan bantuan dari liaison officer (LO) yang ditunjuk dalam pelaksanaan Modul Nusantara. Kegiatan ini terdiri dari 16 aktivitas yang beragam sesuai dengan jenisnya.

Pengalaman berkuliah di Universitas Hasanuddin Makassar membuat Anisa berharap banyak mahasiswa Unila lain tertarik mengikuti program yang sama. Setelah menyelesaikan program dan kembali ke Unila, ia berencana membagikan ilmu yang didapat dari pertukaran mahasiswa ini. (*)