Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBerita UtamaPringsewu

BSIP Gelar Bimtek Komoditas Pertanian Lampung

80
×

BSIP Gelar Bimtek Komoditas Pertanian Lampung

Sebarkan artikel ini

PRINGSEWU – Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian RI bekerjasama dengan Komisi IV DPR-RI gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) komoditas pertanian Lampung, di balai pekon Jogjakarta Kecamatan Gadingrejo. Selasa, (25/07/23).

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Siti Litawati Kadis pertanian Kabupaten Pringsewu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, S.E. dan Kepala Balai Besar Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BBPSIP) Dr.Ir.Syamsuddin, M.Sc. , serta Peserta Bimtek

Menurut Kepala BBPSIP Dr.Ir.Syamsuddin, M.Sc., permasalahan pokok di beberapa kawasan pembangunan pertanian, khususnya padi, salah satunya adalah permasalahan benih.

“Banyak benih beredar termasuk varietas unggul tapi tidak bermutu atau tidak berkualitas. Padahal sesungguhnya benih itu secara mudah diproduksi untuk mendapatkan benih-benih berkualitas, tentu dengan mengikuti SOP atau tata cara yang menjadi standar produksi benih itu sendiri,” Ujarnya

Pentingnya bimtek bagi para petani tersebut, juga disampaikan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, S.E., bimtek tersebut sangat penting dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, mengingat para petani masih banyak yang menggunakan pola-pola lama,
“Petani kita perlu inovasi baru, karna kebanyakan petani kita ini masih pakai metode lama,” Ucapnya

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Pringsewu Siti Litawati, S.P. mengatakan bimtek Komoditas Pertanian mengenai Peran Benih Tanaman Pangan Terstandar Dalam Pencapaian Ketahanan Pangan tersebut diarahkan agar para petani melaksanakan sertifikasi benih ataubmenggunakan benih yang sudah bersertifikat.

“Hal ini perlu dilakukan, karena benih yang telah memiliki sertifikat tentunya akan terjamin kelayakannya dan benih juga siap untuk digunakan,” katanya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan penyerahan 7 traktor kepada beberapa kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani. (rul)