Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBerita UtamaEkonomi dan BisnisNasionalPendidikan

IDSurvey Mengajar di UNILA, Bahas TIC untuk Peningkatan Daya Saing

151
×

IDSurvey Mengajar di UNILA, Bahas TIC untuk Peningkatan Daya Saing

Sebarkan artikel ini

BANDARLAMPUNG — PT Sucofindo yang tergabung dalam Holding BUMN Jasa Survey, IDSurvey berkolaborasi bersama Universitas Lampung dalam melaksanakan program IDSurvey mengajar guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait Jasa Pemastian khususnya Testing, Inspection dan Certification (TIC). Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Teknik ruang Dekanat dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Teknik Unila, Muhammad Irsyad yang dihadiri oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Sekitar 130 mahasiswa secara antusias mengikuti kegiatan secara offline dan 120 mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia yang bergabung melalui zoom.

IDSurvey Mengajar juga merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam rangka menjalankan arahan Menteri BUMN. Secara terpisah Erick Thohir mendorong agar perguruan tinggi berperan dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas terlebih menghadapi bonus demografi pada Tahun 2038. “Bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi ini tentunya harus diiringi dengan investasi pada sumber daya manusia yang berkualitas dan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas,” kata Erick Thohir

Dalam menyampaikan materi kuliah umum, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi menekankan agar mahasiswa terus semangat meningkatkan pengetahuan agar kelak mampu bersaing di dunia Kerja. “Saat ini Jasa TIC merupakan kebutuhan bagi berbagai industri agar mampu bersaing dan juga memenuhi standard sesuai yang diterapkan baik Nasional maupun Internasional. PT SUCOFINDO berperan dalam proses bisnis pelanggan mulai dari Pra Investasi dan Perancancangan hingga Perdagangan saat pelaku usaha memasuki pangsa pasar” jelas Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.

Wakil Dekan Fakultas Teknik, Muhammad Irsyad menjelaskan bahwa IDSurvey mengajar merupakan salah satu cara untuk mengenalkan jasa survei kepada mahasiswa. “Kolaborasi IDSurvey dan Universitas Lampung merupakan kerjasama timbal balik dalam mempersiapkan mahasiswa kami memasuki dunia Industri. Begitu juga ketika mahasiswa kami telah bergabung di dunia Industri akan mampu berkontribusi untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan keilmuan yang telah dipelajari” Ujar Irsyad.

Universitas Lampung merupakan Universitas Negeri pertama di Provinsi Lampung, dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30.000. IDSurvey mengajar merupakan salah satu langkah awal dalam mengenalkan IDSurvey kepada mahasiswa di daerah Sumatera. Kegiatan IDSurvey mengajar merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati HUT IDSurvey yang pertama . Kegiatan ini dilakukan di beberapa Universitas Negeri. Diawali di Universitas Jendral Soedirman (5/12) oleh Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, M. Haris Witjaksono. Di waktu yang sama dengan IDSurvey Mengajar di Unila juga tengah berlangsung IDSurvey Mengajar di Institute Teknologi Sepuluh November oleh Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), Rudiyanto (13/12).

Mas Wigrantoro menambahkan bahwa dalam menjalankan proses bisnis, PT SUCOFINDO ditunjang Sumber Daya Manusia yang 90% nya merupakan lulusan universitas. “Oleh karena itu penting bagi kami untuk mengenalkan peran jasa pemastian khususnya bidang TIC kepada mahasiswa” tambah Mas Wigrantoro.

Sebagai perusahaan yang menyediakan jasa Testing, Inspection, Certification (TIC) PT SUCOFINDO terus berinovasi agar mampu mememenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam bersaing. Salah satunya upaya PT SUCOFINDO dalam mendukung pelaku Usaha dalam berkontribusi mencapai Net Zero Carbon dengan mempersiapkan diri menjadi lembaga validasi dan verifikasi (LVV) Informasi Lingkungan terhadap lingkup Emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Diharapkan dengan dukungan tersebut Indonesia mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

Tentang SUCOFINDO
PT SUCOFINDO adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956.

PT SUCOFINDO saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai induk, serta PT Surveyor Indonesia. Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi. SUCOFINDO memiliki 66 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan 75 laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia. (*)